Perbedaan Menulis Cerpen dan Menulis Novel



PERBEDAAN ANTARA MENULIS NOVEL DENGAN CERPEN Salah satu karya tulis yang kerap semakin banyak diminati ialah novel dan cerpen. Dari setiap masing-masingnya memiliki daya tarik yang berbeda-beda. Baik cerpen maupun novel begitu marak dan tetap memiliki begitu banyak penggemar. 


Melihat sisi ini tentu saja semakin banyak pula kalangan penulis yang gencar menciptakan karya tulisnya dengan maksud dan tujuan meraup penghasilan dengan membagikan hasil karya yang berupa tulisan. Cerpen maupun novel telah banyak kita temui, proses untuk mendapatkannyapun terbilang mudah.

Apalagi sekarang merupakan zaman yang didukung oleh canggihnya teknologi. Semua keperluan dapat diakses dan didapatkan dengan mudah. Menulis sebuah karya tulis yang berupa cerpen ataupun novel merupakan hal yang sangat bermanfaat untuk dilakoni. Sehingga sekarang begitu banyak penulis yang mengkiprahkan sayapnya didunia kepenulisan. 


Dalam menulis tentu saja sebagai penulis kamu bukan hanya mahir dalam menciptakan karya tulis akan tetapi kamu juga harus ditunjang dengan ilmu pengetahuan mengeani dunia kepenulisan. Sekilas dapat kita lihat antara cerpen dan novel semuanya terlihat sama kecuali panjang ceritannya saja.

Akan tetapi cerpen dan novel tidak hanya memiliki perbedaan yang terletak sebatas itu saja. Pada prinsipnya terdapat beberapa perbedaan menulis cerpen dan menulis novel.

1.     Setting
Setting suatu cerita dalam novel dapat memiliki beragam setting. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa novel merupakan sebuah cerita yang panjang yang kemudian cerita tersebut dapat dibuat beberapa bagian-bagian yang terdiri dari berbagai setting.

Sehingga setting yang ada pada cerita sebuah novel tidak hanya memiliki satu setting saja melainkan dapat memuat beberapa setting sesuai dengan kebutuhan cerita dalam novel tersebut. Dibandingkan dengan novel, cerpen hanya memiliki satu setting yang menonjol. Jikapun ada setting tambahan akan tetapi tidak akan dijelaskan secara detail dan mendalam.

Cerpen hanya memiliki satu setting karena keterbatasan muatan halaman cerita. Cerpen merupakan karya tulis yang berupa cerita pendek. Sehingga pendeknya cerita tersebut membuat cerita harus dikemas dengan singkat akan tetapi unsure tujuan dan kejelasannya masih tetap ada.

2.     Jumlah halaman
Jumlah halaman serta kata dalam novel realtif lebih banyak, karena novel adalah karya tulis yang berisikan jumlah kata yang terdiri dari puluhan ribu kata sehingga novel dapat dibukukan dengan jumlah halaman yang banyak dan membuat wujud novel menjadi buku yang tebal.

Jumlah halaman dalam menulis cerpen hanya terdiri dari beberapa kata saja. Cerpen tidak lebih dari 20.000 kata. Sehingga cerpen memiliki alur cerita yang ketat dan sangat ringkas.

Bagi pembaca tentu saja dua item perbedaan ini menjadi pilihan ketertarikan masing-masing. Untuk orang yangtidak terlalu suka membaca buku dalam jumlah halaman yang banyak tentu mereka akan lebih menyukai cerpen daripada novel. Kendati, ketika seseorang menginginkan cerita yang jelas dan memiliki sisi kelengkapan yang runtut maka orang tersebut akan memilih novel.

Baik novel ataupun cerpen haruslah ditulis dengan bahasa yang mudah dimengerti serta ditulis berdasarkan cara yang tepat dengan masing-masing prinsip yang dimiliki oleh keduannya.


3.     Konflik atau Klimaks
Puncak suatu masalah dalam menulis cerpen, dasarnya cerpen hanya memiliki satu klimaks saja karena cerpen merupakan cerita yang ringkas sehingga tak banyak memiliki konflik dan klimaks yang beragam. Akan tetapi, sangat jelas berbeda dengan novel. Dimana novel memiliki beberapa klimaks.

Novel memuat cerita yang lebih jelas dan lebih dipertajam disetiap bab atau bagiannya. Sehingga, hal tersebut dapat diupayakan untuk memunculkan berbagai klimaks yang menarik yang dapat membuat pembaca semakin tertarik untuk membaca novel tersebut hingga akhir.


Dengan mengetahui setiap letak dan sisi perbedaan antara menulis cerpen dan menulis novel akan membantu kamu dalam menghasilkan karya tulis yang berkualitas.
Pengetahuan tentang dunia tulis menulis memang wajib dipelajari oleh penulis. Karena hal tersebut merupakan factor pendorong dimana kamu selaku penulis dapat dengan mudah mengembangkan setiap potensi menulis kamu agar lebih berkembang dengan cepat.
Selamat menulis !!

Artikel selengkapnya KLIK DISINI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terbitkan Buku Dengan Self Publishing

Cara Mengecek Keaslian nomor ISBN Buku